Sabtu, 01 Oktober 2016

Resume Keamanan Sistem Komputer, 30-09-16

Terminologi
Pesan: data atau informasi yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya.
    Nama lain: plainteks (plaintext)
               teks-jelas (cleartext)
Rupa pesan:  teks, gambar, musik mp3,
                    video, tabel, daftar belanja, dll
Pesan ada yang:
    - dikirim (via pos, kurir, saluran telekom., dll),
    - disimpan di dalam storage (disk, kaset, CD)


Pengirim (sender): pihak yang mengirim pesan
Penerima (receiver): pihak yang menerima pesan
Pengirim/penerima bisa berupa orang, komputer, mesin, dll
Contoh:
        pengirim = Alice,  penerima = Bob;
        pengirim = komputer client, penerima = komp. server;
            pengirim = Alice, penerima = mesin penjawab
Pengirim ingin pesan dapat dikirim secara aman, yaitu pihak lain tidak dapat membaca/memanipulasi  pesan.   

Cipherteks (ciphertext): pesan yang telah disandikan sehingga tidak bermakna lagi.
   Tujuan: agar pesan tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak.
   Nama lain: kriptogram (cryptogram)

Cipherteks harus dapat dikembalikan menjadi plainteks semula

Contoh:Plainteks:
 culik anak itu jam 11 siang

Cipherteks: t^$gfUi89rewoFpfdWqL:p[uTcxZ


Enkripsi (encryption): proses menyandikan plainteks menjadi cipherteks.
   Nama lain:  enciphering

Dekripsi (decryption): Proses mengembalikan cipherteks menjadi plainteks semula.
   Nama lain: deciphering


 

Misalkan:
    C = chiperteks
    P = plainteks

Fungsi enkripsi E memetakan P ke C,
    E(P) = C                               
Fungsi dekripsi D memetakan C ke P,
     D(C) = P       
 

    Fungsi enkripsi dan dekripsi harus memenuhi sifat:

        D(E(P)) = P   
 

APLIKASI ENKRIPSI-DEKRIPSI
1.Pengiriman data melalui saluran  komunikasi (data encryption on motion).
-Sinyal yang ditransmisikan dalam percakapan dengan handphone.
-Nomor PIN kartu ATM yang ditransmisikan dari mesin ATM ke komputer bank.   
-Nomor PIN kartu kredit pada transaksi e-commerce di internet.
-Siaran televisi berbayar (Pay TV)
-Pesan melalui BlackBerry Messenger (BBM)

2.Penyimpanan data di dalam disk storage
       (data encryption at rest)

1.Dokumen teks

2.Dokumen Gambar


Kriptografi (cryptography)

Kata cryptography berasal dari bahasa Yunani: krupto (hidden atau secret) dan grafh (writing)
    Artinya “secret writing”

Definisi lama:
    Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasian pesan dengan cara menyandikannya ke dalam bentuk yang tidak dapat dimengerti lagi maknanya.

Kriptografi berkembang sedemikan rupa sehingga tidak lagi sebatas mengenkripsi pesan, tetapi juga memberikan aspek keamanan yang lain (akan dibahas nanti).

Definisi baru: Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga keamanan  pesan (message) [Schneier, 1996].
         “art and science to keep message secure”

Algoritma kriptografi (cipher)
    -  aturan untuk enchipering dan
       dechipering, atau
    -  fungsi matematika yang digunakan
       untuk enkripsi dan dekripsi pesan.

Cipher tidak sama dengan kode (code)
Kode mempunyai sejarah tersendiri di dalam kriptografi
Contoh kode:
        Pesan: kapal api datang
        Kode: hutan bakau hancur

        Pesan: kapal api datang
        Kode:  xyztvq bkugbf hjqpot


Encoding: Transformasi dari plainteks menjadi kode
Decoding: transformasi kebalikan dari kode menajdi plainteks.
Buku kode (codebook): dokumen yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu kode
Buku kode terdiri dari tabel lookup (lookup table) untuk encoding dan decoding 

 Codebreaker: Orang yang memecahkan kode (untuk menemukan plainteks)


Kunci: parameter yang digunakan untuk transformasi enciphering dan dechipering
Jika kekuatan kriptografi ditentukan dengan menjaga kerahasiaan algoritmanya, maka algoritma kriptografinya dinamakan algoritma restricted 
Algoritma resricted tidak cocok lagi saat ini
Kriptografi modern mengatasi masalah ini dengan menggunakan kunci.
Kunci bersifat rahasia (secret), sedangkan algoritma kriptografi tidak rahasia (public)


Enkripsi dan dekripsi dengan kunci:
        Enkripsi: EK(P) = C                    Dekripsi: DK(C) = P                     

Harus dipenuhi:    DK(EK(P)) = P


Sistem kriptografi (cryptosystem)       Terdiri dari:
    - algoritma kriptografi,
    - plainteks,
    - cipherteks,
    - dan kunci.

Kriptanalisis (cryptanalysis): ilmu dan seni untuk memecahkan chiperteks menjadi plainteks tanpa mengetahui kunci yang digunakan.
Pelakunya disebut kriptanalis
(Perancang algoritma kriptografi: kriptografer)
Kriptanalisis merupakan “lawan” kriptografi


Persamaan kriptografer dan kriptanalis:
*Keduanya sama-sama menerjemahkan cipherteks menjadi  plainteks
   
Perbedaan kriptografer dan kriptanalis: 

*Kriptografer bekerja atas legitimasi pengirim atau penerima pesan
*Kriptanalis bekerja tanpa legitimasi pengirim atau penerima pesan





Tidak ada komentar:

Posting Komentar